Jumat, 03 Maret 2017

Al Munnawar, Kampung Arab Penuh Warna di Palembang


Saat pertama kali datang ke Kampung Al Munnawar, saya tertarik dengan pintu-pintu besar dan jendelanya yang berwarna-warni. Beda sekali dengan foto-foto rumah-rumah kusam yang pernah saya lihat sebelumnya di beberapa blog. Saya baru tahu kalau pemerintah Propinsi Sumatera Selatan baru saja membenahi Kampung Al Munnawar. Hasilnya adalah kampung dengan lorong-lorong bersih yang nyaman untuk berjalan kaki. Tempat yang terletak di kawasan 13 Ulu ini rencananya akan menjadi salah satu tujuan wisata religi di Palembang.

Rabu, 15 Februari 2017

Merahnya Festival Imlek Indonesia di Palembang

Palembang merupakan salah satu kota perdagangan yang ada sejak jaman Sriwijaya. Kapal-kapal pedagang dari banyak daerah datangan untuk berniaga di daerah ini. Beberapa bahkan menetap dan mewarnai budaya di Kota Palembang. Salah satunya, para pendatang dari negeri Tionghoa. Mereka berbaur dan memberi banyak peninggalan di Kota Palembang. Salah satunya perayaan Imlek.

Selasa, 07 Februari 2017

Glamping Seru di Trizara Resort, Lembang


Saya paling suka liburan di tempat-tempat yang banyak pepohonan hijau dan udaranya masih bersih. Termasuk daerah Lembang, Bandung. Tempat ini sejuk, punya banyak tujuan wisata, dan di sepanjang jalan kita bisa cuci mata melihat para penjual bunga. Beberapa waktu lalu, saya berlibur di sana dan menginap di Trizara Resort, Lembang. Di tempat ini, tamu kemping di tenda tapi dengan fasilitas ala hotel berbintang. Istilah kerennya sih, glamping. Sebelumnya, saya tertarik menginap di Trizara Resort gara-gara melihat foto-foto di akun instagram mereka. Kelihatannya menyenangkan.  

Senin, 30 Januari 2017

Glodok: Wisata Imlek dan Doa-doa Keberuntungan di Awal Tahun



Jika ingin melihat akulturasi budaya Tionghoa di Indonesia, datanglah ke Glodok. Pecinan terluas di Jakarta ini banyak dihuni oleh para pedagang keturunan Tionghoa. Mereka membawa tradisi dari Negeri Tiongkok termasuk perayaan menyambut musim semi yang dikenal dengan nama Imlek.

Mumpung libur, saya ditemani suami dan seorang teman berniat mengelilingi Petak Sembilan pada tanggal 1 Imlek. Kami sengaja menggunakan kereta api agar leluasa berjalan kaki mengelilingi Pecinan. Sebagian toko di Glodok tutup. Sepertinya, pemiliknya yang keturunan Tionghoa memilih untuk merayakan Imlek bersama keluarganya. Beberapa teman keturunan Tionghoa yang saya hubungi bercerita Imlek merupakan saat berkumpul dengan keluarga. Teman-teman saya, melakukan makan malam bersama keluarga besarnya sehari sebelum imlek. Mereka percaya jika keluarga yang berkumpul akan terlindungi dari marabahaya. Beberapa melanjutkan dengan sembahyang di kelenteng.

Senin, 02 Januari 2017

Dongeng Ala “Gadis Penenun Mimpi dan Pria yang Melipat Kertas Terbang”



Konon katanya, pada suatu tidur, kau bisa sampai ke suatu tempat yang disebut Ujung Pelangi. Di sana ada seorang gadis dengan wajah tertutup cadar yang akan menenunkan Mimpi untukmu.

Kalimat tersebut merupakan cuplikan dari dongeng yang baru saja saya baca. Saya tertarik membacanya karena menyukai judulnya: “Gadis Penenun Mimpi dan Pria yang Melipat Kertas Terbang.” Novel karya Gina Gabrielle tersebut bercerita tentang Dunia Mimpi yang terancam hancur. Gadis penjaganya mulai kewalahan menenunkan mimpi untuk orang-orang. Ada lebih banyak orang yang kehilangan harapan daripada persediaan benang miliknya.

Jumat, 16 Desember 2016

Belanja Hore di Pasar Ular, Jakarta


Saya tertarik berbelanja ke Pasar Ular di Jakarta Utara gara-gara cerita tetangga saya. Ia sering menunjukkan baju-baju dengan label seperti Zara, Mango, H&M, atau Espirt. Katanya, ia membeli dengan harga per potongnya dibawah 50 ribu rupiah. Gimana nggak ngiler coba?

Kamis, 08 Desember 2016

Enjoy Jakarta @Hotel Morrissey


Yihaa.. kumpul-kumpul dengan blogger lain dan punya teman baru lagi. Saya mendapatkannya akhir pekan lalu saat bergabung dalam hotel tour di Morrissey, Jakarta. Kami ada di sana karena diajak mengikuti  pelatihan pembuatan video oleh Teguh Sudarisman. Pagi-pagi jam 9 kami sudah heboh memoto dan mencicipi kudapan yang disediakan oleh Hotel Morrissey. Ada coklat bertabur keripik jagung, chicken drum, dawet, sampai roti bertoping salmon. Bentuknya imut-imut dan ditata dengan bentuk cantik.